kebimbangan hati tlah muncul sejak awal bertemu dirinya
namun yang namanya sedang dilanda harapan kebimbangan itu jelas tak terdengar..
sampai ketika ditengah jalan ada peristiwa yang sebenernya telah menjadi tanda..
namun tetap saja tak kudengarkan...
aku tetap asyik bertarung dengan ide kemurnianku..
sampailah pada masa 3 tahun berjalan..
selama itu pula ternyata kebimbangan tak pernah selesai..
mimpi buruk dan kegelisahan di malam hari selalu muncul..
perasaan bebal sangatlah mengganggu..
ketika kebimbangan diungkapkan dan mendapat jawaban..
seolah itu bisa selesai meredam..
namun ternyata kebimbangan muncul kembali dengan lebih dahsyat..
kehidupan suram yang penuh dengan kepedihan tampak jelas laksana film berjalan..
hmmm bukan inilah tujuan hidupku...
kebimbangan ini sangatlah kronis.. hanya membutuhkan momentum..
aku harus kembali mendengarkan hatiku...
sampailah pada titik dimana aku mengikuti ketetapan hatiku..
segala pertimbangan kesia-siaan waktu, kebahagiaan hati, kejujuran, dan ijin Tuhan menjadi pegangan..
saat itu ketetapan masih kadang berganti namun tetap mendekati kemantapan...
aku meminta kepada Allah, tolonglah beri momentum yang menguatkan...
aku juga mulai kembali rajin mendengarkan suara-suara memuji Allah..
agar dapat membersihkan sisa-sisa debu menjadi keikhlasan hati..
sampailah pada saat berganti masa...
momentum itu datang...sungguh kekuasaan dan kekuatan Tuhan...
momentum itu sungguh mengejutkan...
menjawab semua hal yang menjadi kebimbanganku saat masa-masa sulit itu..
sungguh hanya Allah yang bisa melakukan ini semua...
mengapa pesan spiritual itu melalui seorang ibu sahabatku
yang sangat kebetulan aku menghubunginya karena tiba-tiba ingin sekali bertandang kepadanya..
mengapa?
ternyata memang ada yang terlupakan olehku lama..
kembali mengingatkanku mengapa aku pun lama sudah melewatkan untuk berdoa pada ibuku..
kulawatkanlah doa dan menuju pembaringannya..
ternyata ibuku alm masih ingin kontribusi untuk menyayangi anaknya yang tertua ini..
sungguh aku meneteskan air mata mengingat ini..
dihari berikut..
disaat amarah barulah memuncak dengan segala kedongkolan dan kesadaran astagfirullah haladzim....
betapa tololnya kesia-siaan ini..
betapa kekuatan Allah itu sangat dahsyat..
dan Allah tidaklah tidur..
Dia mendengarkan doa manusia..
terutama yang sedang terzholimi...
pada detik dan malam yang sama..
kejadian dahsyat itu terjadi di lokasi yang berbeda..
kejadian itu mengenai dia sebagai sebuah peringatan yang sangat besar atas ketidakjujurannya selama ini..
mungkin ini bagian dari didengarkannya doa orang yang terzholimi..
sungguh di luar bayanganku mengapa Tuhan sangat ingin menunjukkan..
begitu sangat cepat.. dan di detik yang sama.. hanya di lokasi yang berbeda..
sungguh di luar kekuasaan manusia..
memberikan tindakan yang bisa mewakili rasa dongkol dan sakit ku sejak 3 tahun berjalan..
aku menjadi merinding...
semua seperti terwakili secara terkendali...
alhamdulillah masih dalam keselamatan...
sesungguhnya ini semua adalah tangan Allah...
sesungguhnya manusia mendengar kata hatinya..
sesungguhnya manusia selalu mengingat Allah..
sesungguhnya manusia selalu meminta kepada Allah..
sungguh ini pengalaman hidup yang tak pernah terlupakan..
betapa Allah sungguh Maha Pelindung dan Maha Mendengar...
aku bersyukur telah terselamatkan dari segala kejahatan dan penderitaan duniawi...
dia pun telah mendapat peringatan atas tindakan semena-semenanya selama ini..
semoga kita adalah orang-orang yang masih bersedia berefleksi..
dan memohon ampun pada Allah swt..
amin..
kejadian:
Senin pagi jam 9 pada 5 januari 2009- pesan diterima-shock
Selasa sore pada 6 januari 2009 - kunjungan doa
Selasa malam jam 21.15 6 januari 2009 - curhat dan kesedihan memuncak sembari kejadian peringatan terjadi
Jumat malam konfirmasi 9 Januari 2009
permasalahan selesai, dan saatnya menjalani hidup yang sungguh baru dengan refleksi yang kuat..
Friday, January 9, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment