kejujuran itu butuh pengorbanan..
kejujuran itu memerlukan kekuatan hati..
kejujuran itu merindukan kedamaian..
kejujuran itu adalah kepercayaan..
aku tidak punya kata lain selain kejujuran untuk saat ini..
terutama untuk mu seorang..
entahlah dirimu sadari atau memang sudah termakan oleh ketamakan hatimu..
bisa bisanya gitu loh..
dirimu bilang begini..
"selain aku berbohong apakah aku pernah menyakitimu lagi, misalnya memukul atau yang lain.. tidak pernah kan..??
walah2.. ini kalimat polos atau apa sihh..
konyol banget kedengerannya..
keliatannya sih emang sederhana kalimat itu..
ya bagi ku itu hal yang FATAL...
efek dan konsekuensinya kemana-mana bro...
aku sungguh gak habis pikir dehh..
kok bisa gitu yah, seorang dirimu bertutur seperti itu..
sebenernya siapa sih dirimu itu..
jadi aku baru sadar deh, sebenernya aku tidak mengenal dirimu selama ini..
dan ..
dirimu juga gak mengenal aku selama ini..
oh Tuhan..
sebegitunya ya ternyata relasi kita..
parah dehhh...
hmm..
asal dirimu tau ya...
aku bukanlah seorang pahlawan saat ini..
jadi kalo dirimu merasa memerlukan untuk memahami arti sebuah kejujuran,
yaa.. silahkan saja dirimu refleksikan dari semua pengalaman hidupmu selama ini..
itu juga kalo dirimu bersedia..
kalo ndak juga gak papa kok...
bagaimanapun setiap pilihan hidup memiliki konsekuensi sendiri-sendiri..
pesanku hidupku hanya satu saja..
kejujuran itu adalah kepercayaan...
Saturday, January 17, 2009
sesaat ketika hati kembali melo
kemarin hatiku kembali melo..
sesaat aku menerima smsmu..
yang mengatakan keinginannya untuk tetap berbagi..
duhh maaf banget ya..
aku udah gak bisa lagi berbagi hati denganmu..
sudah tak ada lagi yang bisa dicapai lagi dari kita..
selain hanya silaturahmi saja..
karena bagaimanapun..
dirimu itu adalah temanku ..
ya itu saja..
nothing is special anymore..
just enough..
it was the past...
i am happy now with my lonely heart..
but it's more powerful than before..
more energy to achieve my world..
and more happiness to trust my deep intuition..
i just wanna thank to you..
that we've already had valuable experience during this 3 years..
but it's enough for me..
i will continue walking to my another journey..
sesaat aku menerima smsmu..
yang mengatakan keinginannya untuk tetap berbagi..
duhh maaf banget ya..
aku udah gak bisa lagi berbagi hati denganmu..
sudah tak ada lagi yang bisa dicapai lagi dari kita..
selain hanya silaturahmi saja..
karena bagaimanapun..
dirimu itu adalah temanku ..
ya itu saja..
nothing is special anymore..
just enough..
it was the past...
i am happy now with my lonely heart..
but it's more powerful than before..
more energy to achieve my world..
and more happiness to trust my deep intuition..
i just wanna thank to you..
that we've already had valuable experience during this 3 years..
but it's enough for me..
i will continue walking to my another journey..
Friday, January 9, 2009
semua kejadian adalah tangan Allah
kebimbangan hati tlah muncul sejak awal bertemu dirinya
namun yang namanya sedang dilanda harapan kebimbangan itu jelas tak terdengar..
sampai ketika ditengah jalan ada peristiwa yang sebenernya telah menjadi tanda..
namun tetap saja tak kudengarkan...
aku tetap asyik bertarung dengan ide kemurnianku..
sampailah pada masa 3 tahun berjalan..
selama itu pula ternyata kebimbangan tak pernah selesai..
mimpi buruk dan kegelisahan di malam hari selalu muncul..
perasaan bebal sangatlah mengganggu..
ketika kebimbangan diungkapkan dan mendapat jawaban..
seolah itu bisa selesai meredam..
namun ternyata kebimbangan muncul kembali dengan lebih dahsyat..
kehidupan suram yang penuh dengan kepedihan tampak jelas laksana film berjalan..
hmmm bukan inilah tujuan hidupku...
kebimbangan ini sangatlah kronis.. hanya membutuhkan momentum..
aku harus kembali mendengarkan hatiku...
sampailah pada titik dimana aku mengikuti ketetapan hatiku..
segala pertimbangan kesia-siaan waktu, kebahagiaan hati, kejujuran, dan ijin Tuhan menjadi pegangan..
saat itu ketetapan masih kadang berganti namun tetap mendekati kemantapan...
aku meminta kepada Allah, tolonglah beri momentum yang menguatkan...
aku juga mulai kembali rajin mendengarkan suara-suara memuji Allah..
agar dapat membersihkan sisa-sisa debu menjadi keikhlasan hati..
sampailah pada saat berganti masa...
momentum itu datang...sungguh kekuasaan dan kekuatan Tuhan...
momentum itu sungguh mengejutkan...
menjawab semua hal yang menjadi kebimbanganku saat masa-masa sulit itu..
sungguh hanya Allah yang bisa melakukan ini semua...
mengapa pesan spiritual itu melalui seorang ibu sahabatku
yang sangat kebetulan aku menghubunginya karena tiba-tiba ingin sekali bertandang kepadanya..
mengapa?
ternyata memang ada yang terlupakan olehku lama..
kembali mengingatkanku mengapa aku pun lama sudah melewatkan untuk berdoa pada ibuku..
kulawatkanlah doa dan menuju pembaringannya..
ternyata ibuku alm masih ingin kontribusi untuk menyayangi anaknya yang tertua ini..
sungguh aku meneteskan air mata mengingat ini..
dihari berikut..
disaat amarah barulah memuncak dengan segala kedongkolan dan kesadaran astagfirullah haladzim....
betapa tololnya kesia-siaan ini..
betapa kekuatan Allah itu sangat dahsyat..
dan Allah tidaklah tidur..
Dia mendengarkan doa manusia..
terutama yang sedang terzholimi...
pada detik dan malam yang sama..
kejadian dahsyat itu terjadi di lokasi yang berbeda..
kejadian itu mengenai dia sebagai sebuah peringatan yang sangat besar atas ketidakjujurannya selama ini..
mungkin ini bagian dari didengarkannya doa orang yang terzholimi..
sungguh di luar bayanganku mengapa Tuhan sangat ingin menunjukkan..
begitu sangat cepat.. dan di detik yang sama.. hanya di lokasi yang berbeda..
sungguh di luar kekuasaan manusia..
memberikan tindakan yang bisa mewakili rasa dongkol dan sakit ku sejak 3 tahun berjalan..
aku menjadi merinding...
semua seperti terwakili secara terkendali...
alhamdulillah masih dalam keselamatan...
sesungguhnya ini semua adalah tangan Allah...
sesungguhnya manusia mendengar kata hatinya..
sesungguhnya manusia selalu mengingat Allah..
sesungguhnya manusia selalu meminta kepada Allah..
sungguh ini pengalaman hidup yang tak pernah terlupakan..
betapa Allah sungguh Maha Pelindung dan Maha Mendengar...
aku bersyukur telah terselamatkan dari segala kejahatan dan penderitaan duniawi...
dia pun telah mendapat peringatan atas tindakan semena-semenanya selama ini..
semoga kita adalah orang-orang yang masih bersedia berefleksi..
dan memohon ampun pada Allah swt..
amin..
kejadian:
Senin pagi jam 9 pada 5 januari 2009- pesan diterima-shock
Selasa sore pada 6 januari 2009 - kunjungan doa
Selasa malam jam 21.15 6 januari 2009 - curhat dan kesedihan memuncak sembari kejadian peringatan terjadi
Jumat malam konfirmasi 9 Januari 2009
permasalahan selesai, dan saatnya menjalani hidup yang sungguh baru dengan refleksi yang kuat..
namun yang namanya sedang dilanda harapan kebimbangan itu jelas tak terdengar..
sampai ketika ditengah jalan ada peristiwa yang sebenernya telah menjadi tanda..
namun tetap saja tak kudengarkan...
aku tetap asyik bertarung dengan ide kemurnianku..
sampailah pada masa 3 tahun berjalan..
selama itu pula ternyata kebimbangan tak pernah selesai..
mimpi buruk dan kegelisahan di malam hari selalu muncul..
perasaan bebal sangatlah mengganggu..
ketika kebimbangan diungkapkan dan mendapat jawaban..
seolah itu bisa selesai meredam..
namun ternyata kebimbangan muncul kembali dengan lebih dahsyat..
kehidupan suram yang penuh dengan kepedihan tampak jelas laksana film berjalan..
hmmm bukan inilah tujuan hidupku...
kebimbangan ini sangatlah kronis.. hanya membutuhkan momentum..
aku harus kembali mendengarkan hatiku...
sampailah pada titik dimana aku mengikuti ketetapan hatiku..
segala pertimbangan kesia-siaan waktu, kebahagiaan hati, kejujuran, dan ijin Tuhan menjadi pegangan..
saat itu ketetapan masih kadang berganti namun tetap mendekati kemantapan...
aku meminta kepada Allah, tolonglah beri momentum yang menguatkan...
aku juga mulai kembali rajin mendengarkan suara-suara memuji Allah..
agar dapat membersihkan sisa-sisa debu menjadi keikhlasan hati..
sampailah pada saat berganti masa...
momentum itu datang...sungguh kekuasaan dan kekuatan Tuhan...
momentum itu sungguh mengejutkan...
menjawab semua hal yang menjadi kebimbanganku saat masa-masa sulit itu..
sungguh hanya Allah yang bisa melakukan ini semua...
mengapa pesan spiritual itu melalui seorang ibu sahabatku
yang sangat kebetulan aku menghubunginya karena tiba-tiba ingin sekali bertandang kepadanya..
mengapa?
ternyata memang ada yang terlupakan olehku lama..
kembali mengingatkanku mengapa aku pun lama sudah melewatkan untuk berdoa pada ibuku..
kulawatkanlah doa dan menuju pembaringannya..
ternyata ibuku alm masih ingin kontribusi untuk menyayangi anaknya yang tertua ini..
sungguh aku meneteskan air mata mengingat ini..
dihari berikut..
disaat amarah barulah memuncak dengan segala kedongkolan dan kesadaran astagfirullah haladzim....
betapa tololnya kesia-siaan ini..
betapa kekuatan Allah itu sangat dahsyat..
dan Allah tidaklah tidur..
Dia mendengarkan doa manusia..
terutama yang sedang terzholimi...
pada detik dan malam yang sama..
kejadian dahsyat itu terjadi di lokasi yang berbeda..
kejadian itu mengenai dia sebagai sebuah peringatan yang sangat besar atas ketidakjujurannya selama ini..
mungkin ini bagian dari didengarkannya doa orang yang terzholimi..
sungguh di luar bayanganku mengapa Tuhan sangat ingin menunjukkan..
begitu sangat cepat.. dan di detik yang sama.. hanya di lokasi yang berbeda..
sungguh di luar kekuasaan manusia..
memberikan tindakan yang bisa mewakili rasa dongkol dan sakit ku sejak 3 tahun berjalan..
aku menjadi merinding...
semua seperti terwakili secara terkendali...
alhamdulillah masih dalam keselamatan...
sesungguhnya ini semua adalah tangan Allah...
sesungguhnya manusia mendengar kata hatinya..
sesungguhnya manusia selalu mengingat Allah..
sesungguhnya manusia selalu meminta kepada Allah..
sungguh ini pengalaman hidup yang tak pernah terlupakan..
betapa Allah sungguh Maha Pelindung dan Maha Mendengar...
aku bersyukur telah terselamatkan dari segala kejahatan dan penderitaan duniawi...
dia pun telah mendapat peringatan atas tindakan semena-semenanya selama ini..
semoga kita adalah orang-orang yang masih bersedia berefleksi..
dan memohon ampun pada Allah swt..
amin..
kejadian:
Senin pagi jam 9 pada 5 januari 2009- pesan diterima-shock
Selasa sore pada 6 januari 2009 - kunjungan doa
Selasa malam jam 21.15 6 januari 2009 - curhat dan kesedihan memuncak sembari kejadian peringatan terjadi
Jumat malam konfirmasi 9 Januari 2009
permasalahan selesai, dan saatnya menjalani hidup yang sungguh baru dengan refleksi yang kuat..
Thursday, January 8, 2009
kekuatan hati yang teruji
hati ini telah tetapkan diri untuk pergi
untuk harapan baru yang menentramkan hati
kupastikan hati ini tlah kuat untuk hadapi
namun, kembali terulang..
dirimu selalu hadir dalam proses penguatan ..
dengan nuansa kepedihan yang tak mungkin aku abaikan..
saat hati kemanusiaan tak akan bisa membiarkan ..
sampailah pada titik dimana hati kemanusiaan tak mungkin kupungkiri..
ku akan selesaikan tugas kemanusiaan yang membuatmu kuat berdiri..
sebagai wujud kekuatan hati yang kusadari..
dan ketetapan hatiku pun tetap akan berjalan sendiri..
cinta memang tak selalu harus dimiliki...
untuk harapan baru yang menentramkan hati
kupastikan hati ini tlah kuat untuk hadapi
namun, kembali terulang..
dirimu selalu hadir dalam proses penguatan ..
dengan nuansa kepedihan yang tak mungkin aku abaikan..
saat hati kemanusiaan tak akan bisa membiarkan ..
sampailah pada titik dimana hati kemanusiaan tak mungkin kupungkiri..
ku akan selesaikan tugas kemanusiaan yang membuatmu kuat berdiri..
sebagai wujud kekuatan hati yang kusadari..
dan ketetapan hatiku pun tetap akan berjalan sendiri..
cinta memang tak selalu harus dimiliki...
Wednesday, June 27, 2007
ketika rasa kangen tiba
Sudah 3 kali minggu berlalu..
Sudah 3 kali minggu juga email mu hadir dan bilang "aku kangen..."
hehehe..
Yap.. sama aku kangen juga..
Hal yang sangat wajar terjadi pada kita..
Ketika kita berada dalam proses perpisahan ini...
Aku bertanya pada hati kecilku..
Kenapa dirimu begitu ... apa hanya untuk mengecek saja bagaimana perasaan ku sekarang...
Atau.. memang sungguh-sungguh begitu...
Memang hanya dirimu yang tahu..
Hmm...
Ingat lah kenapa kita harus berpisah...
Kita sudah sepakat bahwa kita tidak sepakat...
Jadi jalani saja ketidaksepakatan kita ini dengan perlahan...
Jalani saja konsekuensi dari pilihan hidupmu, entah disadari atau tidak disadari..
Suatu saat dirimu akan menemukan sendiri.. apa yang sesungguhnya dirimu inginkan...
Karena untuk saat ini.. aku sudah menemukan kebutuhanku hatiku...
Ketika aku mengenali apa yang sesungguhnya hatiku butuhkan..
Aku mengikuti kata hatiku itu...
Karena sesungguhnya kebutuhan hatiku itu adalah kedamaian...
Kedamaian yang sesungguhnya...
Aku mencari damai hati..
Walau aku harus meninggalkanmu saat ini..
Walau aku harus menjadi sendirian...
Dan dirimu..?
Aku tahu juga bahwa engkaupun mencari kedamaian hati..
Namun, dirimu masih belum ingin mengikuti hatimu untuk mencari kedamaian hatimu yang sesungguhnya...
Begitulah..
Karena itu.. sudah benar...
Bahwa kita sepakat untuk tidak sepakat..
Jadi nikmati saja rasa kangen kita sebagai bagian dari rasa pedih..
Dan juga bagian dari rasa bersyukur..
Karena sesungguhnya ini adalah saat yang tepat bagimu untuk mendengarkan hatimu..
Mendengarkan kebutuhan hatimu yang sesungguhnya..
Semoga Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita..
Take care of you...
Sudah 3 kali minggu juga email mu hadir dan bilang "aku kangen..."
hehehe..
Yap.. sama aku kangen juga..
Hal yang sangat wajar terjadi pada kita..
Ketika kita berada dalam proses perpisahan ini...
Aku bertanya pada hati kecilku..
Kenapa dirimu begitu ... apa hanya untuk mengecek saja bagaimana perasaan ku sekarang...
Atau.. memang sungguh-sungguh begitu...
Memang hanya dirimu yang tahu..
Hmm...
Ingat lah kenapa kita harus berpisah...
Kita sudah sepakat bahwa kita tidak sepakat...
Jadi jalani saja ketidaksepakatan kita ini dengan perlahan...
Jalani saja konsekuensi dari pilihan hidupmu, entah disadari atau tidak disadari..
Suatu saat dirimu akan menemukan sendiri.. apa yang sesungguhnya dirimu inginkan...
Karena untuk saat ini.. aku sudah menemukan kebutuhanku hatiku...
Ketika aku mengenali apa yang sesungguhnya hatiku butuhkan..
Aku mengikuti kata hatiku itu...
Karena sesungguhnya kebutuhan hatiku itu adalah kedamaian...
Kedamaian yang sesungguhnya...
Aku mencari damai hati..
Walau aku harus meninggalkanmu saat ini..
Walau aku harus menjadi sendirian...
Dan dirimu..?
Aku tahu juga bahwa engkaupun mencari kedamaian hati..
Namun, dirimu masih belum ingin mengikuti hatimu untuk mencari kedamaian hatimu yang sesungguhnya...
Begitulah..
Karena itu.. sudah benar...
Bahwa kita sepakat untuk tidak sepakat..
Jadi nikmati saja rasa kangen kita sebagai bagian dari rasa pedih..
Dan juga bagian dari rasa bersyukur..
Karena sesungguhnya ini adalah saat yang tepat bagimu untuk mendengarkan hatimu..
Mendengarkan kebutuhan hatimu yang sesungguhnya..
Semoga Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita..
Take care of you...
Tuesday, June 12, 2007
kita harus belajar menerima
Ya.. kita harus belajar menerima perpisahan ini..
Sesuatu yang telah terkatung-katung sejak setahun terakhir ini...
Memang terasa ada yang hilang..
Memang terasa ada yang tak biasa terjadi seperti hari-harinya..
Namun kita perlu belajar untuk menerima ini..
Aku akan perhatikan dirimu dari jauh saja..
Aku pastikan dengan doa bahwa dirimu akan baik-baik saja..
Aku tetap menempatkan mu pada folder yang sudah ada..
Hanya saja sudah aku re-name ya..
Aku juga percaya bahwa dirimu akan selalu mendoakan aku..
Hanya kekuatan doa yang membuat kita sama-sama lebih kuat..
Nikmatilah hari-hari baru kita dengan lebih menyenangkan..
Nikmatilah hari-hari kita dengan suatu harapan baru..
Suatu saat kita juga akan terbiasa dengan kesendirian dan kerinduan ini..
Ya.. memang kita harus belajar menerima ...
Sesuatu yang telah terkatung-katung sejak setahun terakhir ini...
Memang terasa ada yang hilang..
Memang terasa ada yang tak biasa terjadi seperti hari-harinya..
Namun kita perlu belajar untuk menerima ini..
Aku akan perhatikan dirimu dari jauh saja..
Aku pastikan dengan doa bahwa dirimu akan baik-baik saja..
Aku tetap menempatkan mu pada folder yang sudah ada..
Hanya saja sudah aku re-name ya..
Aku juga percaya bahwa dirimu akan selalu mendoakan aku..
Hanya kekuatan doa yang membuat kita sama-sama lebih kuat..
Nikmatilah hari-hari baru kita dengan lebih menyenangkan..
Nikmatilah hari-hari kita dengan suatu harapan baru..
Suatu saat kita juga akan terbiasa dengan kesendirian dan kerinduan ini..
Ya.. memang kita harus belajar menerima ...
Aku harus meninggalkan mu
Hatiku bilang bahwa aku harus meninggalkanmu..
Bila aku tak meninggalkanmu, bahaya telah menghadang di depan mata..
Bukan berarti aku tak berani mengahdapi tantangan itu..
Tapi sekali lagi itu bukan hanya tantangan semata..
Itu adalah bahaya yang sesungguhnya..
Bahaya yang akan mengganggu kebahagiaan kita nantinya..
Bahaya yang akan merusak semua bagian dalam jiwa ku dan jiwamu juga
Sesungguhnya ..
Aku ingin bahagia yang asli..
Aku tak ingin bahagia yang semu.. tampaknya bahagia namun sesungguhnya tidak..
Sehingga saat ini aku putuskan..
Aku harus pergi meninggalkan mu...
Karena aku ingin bahagia yang sesungguhnya...
Bila aku tak meninggalkanmu, bahaya telah menghadang di depan mata..
Bukan berarti aku tak berani mengahdapi tantangan itu..
Tapi sekali lagi itu bukan hanya tantangan semata..
Itu adalah bahaya yang sesungguhnya..
Bahaya yang akan mengganggu kebahagiaan kita nantinya..
Bahaya yang akan merusak semua bagian dalam jiwa ku dan jiwamu juga
Sesungguhnya ..
Aku ingin bahagia yang asli..
Aku tak ingin bahagia yang semu.. tampaknya bahagia namun sesungguhnya tidak..
Sehingga saat ini aku putuskan..
Aku harus pergi meninggalkan mu...
Karena aku ingin bahagia yang sesungguhnya...
Subscribe to:
Posts (Atom)